Jumat, 30 September 2016 10:51 WITA

Sosok Viki Wahyudi, Assistant Marketing Communication Manager

Perantau Minang yang Bertumpuh Pada Doa Orangtua

Editor: Vkar Sammana
Perantau Minang yang Bertumpuh Pada Doa Orangtua
FOTO: Muh Fadel/Rakyatku.com

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Viki Wahyudi yang saat ini berprofesi sebagai Assistant Marketing Communication Manager Melia hotel makassar, merupakan perantau asal Padang yang mengejar karier hingga ke Makassar, dirinya ingin membuktikan, dirinya mampu berkarier di kota lain. 

Awalnya, Viki bercita-cita sebagai wartawan, dirinya tidak membayangkan akan berkarier di dunia perhotelan sebagai Assistant Marketing Communication Manager. Viki berkisah, cita-cita tersebut muncul karena dirinya senang untuk mencari berita yang dianggapnya penuh dengan tantangan. 

“Waktu itu saya berpikir, wah enak ya jadi wartawan karena bisa ketemu orang-orang penting dan penuh dengan tantangan, karena menurutku mencari berita itu seru,” terangnya kepada Rakyatku.com. 

Anak ke 5 dari 9 bersaudara ini, bekerja dengan profesinya sekarang dimulai dari front office pada tahun 2011, walaupun dirinya merupakan lulusan sastra inggris, namun ia mengangap passionnya adalah karier-nya yang sekarang di dunia perhotelan. 

Selain itu, ia juga ingin membuktikan kepada orangtua-nya bahwa dirinya mampu menjalani profesinya, walaupun berbeda dengan semua anggota keluarganya yang berprofesi sebagai pebisnis. 

Perantau Minang yang Bertumpuh Pada Doa Orangtua

Kali pertama Viki menjabat sebagai Assistant Marketing Communication Manager, dia tidak pernah terbebani. Walaupun tidak ada basic sama sekali. Masuk di dunia perhotelan semuanya dari nol. "Walaupun semua saya mulai dari nol, tapi itu bukan suatu kendala, justru menjadi sebuah tantangan untuk saya terus belajar," pungkas pria yang dikenal melankolis ini. 

Lebih jauh, Anak dari pasangan Nazir dan Ramiati ini menuturkan sangat mencintai keluarganya terutama orangtuanya. Bahkan apa yang telah diraihnya hingga detik ini semua itu karena kerja kerasnya, doa serta dukungan orangtuanya. 

Pria yang hobi traveling dan mendengarkan musik ini pun, akan rela meninggalkan dunia perhotelan, jika sewaktu-waktu orangtuanya memintanya untuk kembali ke Padang dan melanjutkan profesinya di dunia bisnis. 

"Orangtuaku itu sangat demokratis, tapi kan namanya juga orang tua. Dia pasti akan tetap merasa berat melihat anaknya bekerja jauh dari keluarga, ya jadi kalau mereka memintaku untuk kembali, pasti saya lakukan,"jelasnya. 

Untuk cita-cita sebagai wartawan, viki mengakatan, mungkin akan dikuburnya dalam-dalam, setidaknya dirinya sudah merasakan menjadi penyiar dan Assistant Marketing Communication Manager pun sudah mewakili itu semua. Banyak pelajaran yang berarti dari apa yang telah didapatkan selama menyiar dan berprofesi di dunia perhotelan. 

Baginya, jika suatu saat harus meninggalkan profesinya di dunia pergotelan diapun akan kembali ke Padang untuk melanjutkan bisnis orang tuanya. Menurutnya, orang tuanya sangat menginginkannya untuk bisa menjadi pebisnis, jadi apa yang menjadi permintaan orangtuanya, akan menjadi pilihan terbaiknya untuk masa depannya kelak. 

Perantau Minang yang Bertumpuh Pada Doa Orangtua

"Siapa sih yang tidak ingin memiliki jabatan yang tinggi, saya juga mau. Namun kalau ada pilihan antara jabatan yang dinaikkan atau permintaan orangtua untuk melanjutkan bisnisnya, jelas saya akan memilih permintaan orangtua, karena itu pasti yang terbaik," kata pria yang menyebut dirinya perfectionist ini. 

Viki pun berpesan untuk semuanya, agar terus menjadi pribadi yang selalu hormat kepada orangtua, terus belajar dalam keadaan apapun dan tidak menyakiti hati seseorang. Karena itu semua mampu menjadi kunci kesuksesan.