Selasa, 18 Oktober 2016 09:24 WITA

Humas Pemda Pinrang, Jalani Tugas untuk Mengendalikan Diri

Editor: Almaliki
Humas Pemda Pinrang, Jalani Tugas untuk Mengendalikan Diri

RAKYATKU.COM, PINRANG - Nyaris seluruh kalangan PNS di Pinrang mengenal sosok Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdakab Pinrang, Mursen. Di pundaknya tanggung jawab keprotokoleran Kepala Daerah Pinrang diamanatkan. 

Sejak 2013 silam, ia dipercaya duduk di jabatan itu. Asal tahu saja, Mursen mengawali kariernya sebagai abdi negara pada 1992 dari Juru Penerangan (Jupen) Kecamatan Cempa pada Departemen Penerangan. Lima tahun ia di sana.

"Dalam menjalankan tugas, saya mengedepankan keikhlasan dan rasa tanggung jawab " kata Mursen ramah pada Rakyatku.com, Selasa (18/10/2016). 

Baiknya pengabdian, membuat anak pasangan Massa (Ayah) dan Puang Culli (Ibu) ini diamanatkan jabatan yakni Kasubdin Manfaat Dinas Pengairan Pinrang tahun 2003-2006, Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) pada 2009 hingga diangkat menjadi Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) pada 2011, sebelum bertugas sebagai Kabag Humas dan Protokuler pada Oktober 2013 hingga sekarang.

Humas Pemda Pinrang, Jalani Tugas untuk Mengendalikan Diri

Ayah yang mengepalai tiga orang buah hati bersama istrinya, Hasni ini mengaku, saat mengawali tugasnya sebagai Kepala Bagian Humas, berbagai desas-desus terkait pekerja jurnalis mampir di telinganya dan menganggap dirinya tidak mampu bermitra dengan para wartawan, yang bertugas di wilayah Bumi Lasinrang.

Hubungan emosional yang erat dengan insan pers sebagai mitra kerja membuatnya dekat dengan insan pers. Olehnya pula, tidak sedikit wartawan kerap ke ruanganya untuk sekadar mengobrol, bahkan tidak jarang harus pulang menjelang malam karena keasyikan bercengkerama dengan awak media.

"Kami bangun kemitraan itu dengan silaturahim."

Dalam menjalankan tugasnya, Mursen dibantu staf andal, sehingga tugas-tugas yang menjadi kewajibannya di bagian itu, tidak pernah tertunda. Staf yang menjadi tim kerja Humas saling mengisi dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi.

"Sebagai tim kerja, kami bekerja dengan sistem. Sehingga bila mendapati masalah dalam pekerjaan itu, bersama sama mencarikan solusi."

Alumnus Magister di Universitas Indonesia Timur (UIT) tahun 2010 mengaku senang bertugas di jabatan yang diembannya sekarang. "Karena berkomunikasi dengan semua elemen masyarakat, saya jadi paham dan mengerti karakter-karakter manusia, sehingga menjadi sarana pengendalian diri," tukas Mursen.