29 June 2017 22:53 WITA

Kisah Pengusaha Tambang Emas asal Sidrap yang Punya 9 Helikopter

Editor: Adil Patawai Anar
Kisah Pengusaha Tambang Emas asal Sidrap yang Punya 9 Helikopter
Dasril Sahari (tengah).

RAKYATKU.COM, SIDRAP - Kerukunan Keluarga Bugis Sidenreng Rappang (Kebugis) menggelar silaturahmi Tudang Sipulung, di Aula SKPD Sidrap, Kamis (29/6/2017). Acara yang digelar sekali dua tahun ini dihadiri ratusan pengusaha sukses asal Sidrap pada berbagai wilayah di Indonesia.

Salah satunya Dasril Sahari, pengusaha emas di Papua. Warga Empagae, Kecamatan Watang Sidenreng ini mendapat kesempatan bercerita mengenai kesuksesannya. Menurutnya, suksesnya hanya bermodalkan kepercayaan dan kerja keras.

"Saya meyakini pernyataan Nene Mallomo yang menjadi pedoman hidup orang bugis, yaitu resopa temmangingngi namalomo naletei pammase dewata (Hanya kerja keras dan jiwa pantang menyerahlah yang akan mudah mendapatkan limpahan rahmat dari Allah SWT)," kata Dahri.

Ia berkisah, perjalanan suksesnya berawal saat lulus dari Madrasah Aliyah Sengkang pada tahun 2003. Putra ke tujuh, delapan bersaudara dari pasangan H Ashari dan Hj Gusna itu memutuskan ke Papua menyusul ke dua orang tuanya, yang tinggal mencari nafkah di Papua sejak tahun 1995.

Setiba daerah penghasil emas itu, Dasril kerja serabutan, kuli bangunan, membantu orang angkat-angkat barang, hingga bekerja di tambang-tambang tradisional.  Dengan bermodalkan pengetahuan ilmu agama, ia pun diangkat sebagai imam masjid di daerah tempat tinggal. 

"Karena saya imam masjid, kepala desa setempat mempercayakan saya menyimpan emas batang seberat 5 kilogram serta uang miliknya," kata ayah tiga anak ini.

Bermodalkan kepercayaan, kepala desa tersebut mengajak dirinya untuk melihat lokasi tambang emas yang baru ditemukan.

"Saat itu, kita percayakan kepada kakak ikut bersama kepala desa untuk melihat lokasi tambang emas yang baru ia temukan. Nah, mulai dari situlah Allah SWT membukakan jalan kepada keluarga saya untuk berusaha menjadi orang sukses," ucap Dasril.

Saat ini dirinya memiliki lokasi tambang emas seluas 128 ribu hektare, dengan ribuan pegawai baik lokal maupun pendatang. Tak hanya itu, Dasril juga memiliki 9 unit helikopter untuk membawa logistik keluar masuk dari lokasi tambang emas milikinya.