Sabtu, 21 Mei 2016 10:51 WITA

Emi, Gadis Bulukumba yang Sukses di Usia Muda

Editor: Almaliki
Emi, Gadis Bulukumba yang Sukses di Usia Muda

RAKYATKU.COM, BULUKUMBA - Menjadi perbincangan masyarakat memang menjadi kebanggan setiap orang, seperti Emi Angraeni. Perempuan bertubuh mungil ini menepis anggapan miring terkait generasi Indonesia masa kini yang hanya menjadi biang kerok masyarakat.

Karena penjelasannya, gadis berusia 23 tahun ini, lalu menjadi idola di masyarakat Bulukumba. Ia sukses mengubah paradigma generasi sebayanya yang tahunya hanya hura-hura, anarki dan tidak bermanfaat buat orang lain.

Apalagi berbicara tentang keluarga, Emi tidak seberuntung dengan ramaja lainnya. Dia hidup dari keluarga yang sangat sederhana. Pascaibunya meninggal saat duduk di bangku SMA, dia harus berjuang sendiri untuk menyelesaikan kuliahnya tanpa didampingi bapaknya yang memilih ke negeri jiran mencari nafkah.

"Mama saya istri ketiga dari Bapak saya. Setelah Mama saya meninggal, saya harus menumpang ke rumah orang lain yang saat ini saya anggap sebagai ibu angkat. Semua harta warisan menjadi sengketa saudara dari mama saya," ungkapnya, Sabtu (20/5/2016).

Untuk biaya kuliah Emi harus membanting tulang menjalankan bisnis kecil-kecilan untuk menunjang kehidupan sehari-harinya. Namun karena kerja kerasnya dari hasil bisnis, Emi bisa membeli buku, telepeon genggam sampai motor.

"Waktu itu saya jual aksesoris jilbab, Emy Aksesoris tapi sekarang namanya EKSIS Aksesoris. Selain itu saya juga membuka lembaga kursus bahasa inggris Rewana Education Branch Bulukumba dan buat event organizer Rewana Organizer, jual roti panggang, jual pulsa, menerima jasa print out dan masih banyak yang lainnya yang menjadi sumber penghasilan saya," bebernya.

Emi saat ini telah menjadi sarjana Universitas Islam Makassar (UIM) dan menjadi mahasiwa nilai terbaik di tingkat jurusan Hukum Acara Peradilan dan Kekeluargaan dengan IPK 3,90 tahun 2015. Pun kesehariannya diisi dengan hal-hal yang bermanfaat, mulai dari diskusi tentang pengetahuan hingga menjadi penyelenggara acara dan seminar di pelbagai daerah di Indonesia.

"Kalau saya tidak ada kegiatan, paling saya ke perpustakaan umum karena saya orangnya aktif yang tidak bisa diam di rumah. Suka dengan hal-hal baru yang lebih menantang," ungkapnya saat ditemui Rakyatku.com.

Meski berasal dari sebuah kampung di desa Tanah Harapan Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba, Emi ternyata sering keliling Indonesia untuk mengunjungi kampus-kampus ternama untuk berbagi ilmu dengan mahasiswa.

Selain itu, dia juga aktif di pelbagai organisasi intra dan ekstra kampus, terbukti saat dia dan teman-temannya berhasil mendatangkan artis instagram, Ria Ricis ke Makassar melalui Event Organizernya sendiri.

Saat ini Emi masuk dalam seleksi beasiswa dari Kementerian Keuangan oleh Lembaga Pengelolaan Dana pendidikan (LPDP) dari 2070 orang di Indonesia untuk melanjutkan studi S-2nya.

"Alhamdulillah saya telah mengikuti tahapan seleksi beasiswa dari LPDP, dan masih ada seleksi pada 10 Juni nanti. Kalau saya lulus saya pilih Universitas Indonesia jurusan Hukum" tambahnya.