Minggu, 27 Agustus 2017 10:12 WITA

Mengenal Lebih Dekat Muhajir Rachman, Manager Area Amanda Brownies

Editor: Fathul Khair Akmal
Mengenal Lebih Dekat Muhajir Rachman, Manager Area Amanda Brownies
Manager Area Amanda Brownies, Muhajir Rachman

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Muhajir Rachman, pria asal Kota Makassar ini mencoba mengasah kemampuannya di beberapa perusahaan industri makanan. Siapa sangka, dulunya, alumni Unismuh Malang ini mantan asisten dosen di Fakultas Teknik, Jurusan Mesin Universitas Muhammadiyah Malang. 

Namun, seiring waktu, hingga akhirnya dia melepas pekerjaannya di perusahaan pertama tempat dia bekerja. Pada tahun 2005, pria yang dikenal ramah dan disiplin ini, kemudian menjadi tim leader di PT Nokia Siemens Network, untuk wilayah Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Palembang.

Namun, takdir seolah menuntunnya untuk kembali bergelut dalam dunia industri makanan. Pria kelahiran 26 Juni 1979 tersebut, meninggalkan pekerjaan yang telah ia tekuni selama lima tahun, dan mulai menapaki karir di Amanda Brownies.

"Pada tahun 2011 saya bergabung dengan Amanda Brownies, sebagai supervisor," ungkap pria yang hobi bermain tennis lapangan ini, Minggu (27/8/2017).

Tak butuh waktu lama, dengan berbagai pencapaian dan kontribusi yang ia berikan terhadap perusahaan, ia lalu mendapatkan feedback dari segala usahanya tersebut. Pasalnya, setahun kemudian, ia diangkat menjadi Manager Area Makassar Amanda Brownies. 

Lelaki yang akrab disapa Ajir ini mengaku, sejak awal bergabung dengan Amanda Brownies, ia telah menargetkan untuk mencapai top level sebagai posisinya.

Mengenal Lebih Dekat Muhajir Rachman, Manager Area Amanda BrowniesKini, di tahun kelimanya sebagai Manager Area Makassar Amanda Brownies, ia terus berupaya dalam meningkatkan produktivitas dan penjualan Outlet Amanda Brownies. Ia menyadari, semakin hari, persaingan bisnis terasa semakin berat. Makanya, ia hanya ingin fokus pada outlet-outlet yang ada.

Namun kesibukannya itu, tak lantas membuatnya lupa untuk membagi waktu dengan keluarganya. 
'Keluarga adalah yang utama dan Tuhan adalah segalanya' itulah motto Ajir, dalam menjalani kehidupannya sekarang.

Pria yang telah memiliki tiga anak ini percaya, selain berusaha dan berdoa, dukungan dari keluarga merupakan hal yang sangat penting dalam pencapaian karirnya saat ini.