Jumat, 03 November 2017 09:53 WITA

Mengungkap Fakta Unik 7 Wali Kota Makassar dari Masa ke Masa

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Mengungkap Fakta Unik 7 Wali Kota Makassar dari Masa ke Masa

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kemajuan sebuah daerah tak terlepas dari peran pemerintah setempat, seperti halnya Kota Makassar. Setidaknya ada 27 walikota mulai zaman Hindia Belanda hingga kini pernah memimpin Kota Daeng, yang saat ini sudah berusia 410 tahun.

Namun di balik itu, Staf Bagian Umum Pemerintah Kota Makassar, Petrus Bala bercerita tentang sejumlah kebiasaan unik dari tujuh tokoh penting yang pernah memimpin ibu kota provinsi Sulawesi Selatan itu.

Petrus, begitu sapaan akrab pria paruh baya yang sehari-harinya dapat ditemui di ruangan Wali Kota Makassar. Bekerja sejak tahun 1985, di usia baru menginjak 21 tahun, pria kelahiran Pinrang, 2 Oktober 1964 ini, telah mengabdikan diri menjadi pegawai Pemerintah Kota Makassar.

Sudah sembilan pemimpin Kota Daeng yang ia layani, termasuk dua pelaksana tugas. Menyiapkan kopi hangat untuk Sang Walikota, lengkap dengan santapan atau camilan, sesuai selera masing-masing, adalah tugas sehari-harinya.

Berangkat dari rumah sekitar pukul 06.30 WITA, Petrus yang juga menjadi satu-satunya pemegang kunci ini, harus memastikan kebersihan dan kerapian ruang kerja wali kota. Berikut sejumlah kebiasaan unik dari tujuh penguasa Makassar dari masa ke masa:

Jancy Raib (1982-1988)

Petrus mengungkapkan, sosok pertama yang ia layani saat awal bertugas sebagai staf khusus di ruangan Wali Kota Makassar pada 1985, adalah Jancy Raib.

Mengungkap Fakta Unik 7 Wali Kota Makassar dari Masa ke Masa

Berbeda dengan pejabat umumnya, Jancy Raib sama sekali tidak menyukai kopi. Setiba di ruangan, biasanya Petrus hanya diminta membuatkan secangkir teh manis.

"Tapi setiap selesai rapat malam, beliau suka sekali bermain domino. Biasanya sambil menikmati sarabba, ubi goreng, dan pisang goreng," kata Petrus.

HALAMAN
1 2 3 4 5 6