Jumat, 29 Desember 2017 11:39 WITA

Berkat Program Mentan, "Pemuda Zaman Now" Ini Beromzet Puluhan Juta Sebulan

Editor: Mulyadi Abdillah
Berkat Program Mentan,
Foto: IST

RAKYATKU.COM, MAKASSAR – Bagi pemuda zaman now, pertanian tidak lagi identik dengan bergumul lumpur, becek, panas dan lain-lain. Teknologi berhasil menciptakan alat pertanian (alsintan) yang semakin mempermudah petani mengolah lahan dan hasil pertaniannya.

Seperti terobosan salah satu pengusaha muda tani asal Kabupaten Soppeng, Provinsi Sulawesi Selatan, Ulil Amri. 
Ia berhasil memanfaatkan era teknologi dan kini sudah beromzet puluhan juta perbulannya berkat terjun di dunia pertanian berbasis teknologi.

"Dari dulu saya memang sangat tertarik pada dunia pertanian sehingga saat masuk di perguruan tinggi saya memilih Fakultas pertanian," ujar Ulil memulai perbincangan dalam rilis yang diterima redaksi, Jumat (29/12/2017).

Mahasiswa di Fakultas Pertanian UIM Makassar ini memaparkan, usaha ini berawal dari pertemuan Menteri Pertanian Amran Sulaiman dengan beberapa kelompok pemuda di salah satu tempat di Kota Makassar. Pertemuan itu dalam rangka pembentukan program yang melibatkan anak muda untuk usaha dalam bidang pertanian agar cita-cita Indonesia dapat menjadi negara lumbung pangan.

"Pada proses dialog, saya berkesempatan untuk bertanya.  Saya secara langsung menyampaikan kepada Mentan bahwa kendala kita selaku pemuda atau mahasiswa dalam usaha di bidang pertanian adalah minimnya modal. Mau mengajukan kredit di perbankan takutnya modalnya tidak kembali,"  tutur Ulil.

Mendengar hal itu, Amran sontak mengintruksikan salah satu stafnya untuk memberikan satu combine (alat mesin panen). Ulil pun kaget. 

"Berikan Ulil satu combine untuk dikelola. Combine ini kami berikan untuk adinda kelola dan harus bisa bertambah setelah ada hasilnya dan selanjutnya bisa mandiri," ujar Ulil meniru pernyataan Mentan.

Alhasil, mimpi Ulil terwujud dalam menjalankan usaha pertanian modern sebagai perpaduan antara gaya bertani klasik plus penerapan konsep industri yang efisien dengan pemanfaatan alat-alat modern, serupa dengan strategi pertanian dan hortikultura di negara-negara modern.

Kini, Ulil bersama Kelompok Usaha Bersama (KUB) Mario Sejahtera mampu meraup keuntungan besar dan menyejahterakan petani lain. 

"Alhamdulillah, saat ini sudah bisa menghasilkan puluhan juta rupiah dalam satu bulannya dan sudah bisa memiliki mobil pengangkut (tronton) sendiri tanpa harus menyewa lagi. Usaha ini kami kelola dalam KUB yang jumlah anggotanya sudah belasan orang anak muda," tutup Ulil Amri.

Selain mengembangkan KUB Mario Sejahtera, Ulil juga aktif memberikan edukasi kepada petani, mendampingi petani untuk membantu meringankan dan mengatasi kendala petani.