Minggu, 04 Maret 2018 14:39 WITA

Kisah Mbak Sri, Difabel yang Diundang Arab Saudi Naik Haji

Editor: Adil Patawai Anar
Kisah Mbak Sri, Difabel yang Diundang Arab Saudi Naik Haji

RAKYATKU.COM - Kabar gembira didapatkan Sri Lestari (44), wanita difabel warga Yogyakarta. Bagaimana tidak, mimpinya berangkat ke tanah suci Mekkah untuk beribadah.

Istimewanya, mimpinya itu dikabulkan langsung oleh Arab Saudi. Tak hanya Mbak Sri, keduanya orang tuanya juga tutur diundang Kedubes Arab Saudi.

Ketertarikan Arab Saudi dengan sosok Sri Lestari karena kegigihannya menjadi penyemangat bagi teman-temannya. Meski lumpuh, ia tetap semangat keliling Indonesia untuk menyemangati teman-temannya yang senasib.

Usahanya untuk memberikan motivasi tidak sia-sia. Banyak yang kemudian tersadar agar tidak hanya berdiam di rumah dan memulai aktivitas. 

"Saya diundang Kedubes Arab Saudi untuk naik haji dengan orang tua saya. Naik haji berangkat tahun ini. Ini anugerah terindah dalam hidup saya," kata Sri, dengan penuh kebahagian dilansir detik. 

Hal ini disampaikannya saat berkumpul dengan komunitas motor di acara Corsa Platinum Experience di Bilik Kayu Heritage Resto, Timoho, Yogyakarta, Sabtu (3/3/2018).

Sebelum berangkat haji, Mbak Sri juga berangkat Umroh terlebih dahulu. Dia akan berangkat Umroh tanggal 10 bulan Maret 2018.

Dalam kesempatan ini dia sempat menceritakan betapa terpuruknya ia saat awal masa kelumpuhannya. Dia lumpuh karena mengalami kecelakaan saat membonceng motor. Stres dan terpuruk dia rasakan karena merasa jadi beban bagi keluarganya. Ia kemudian berusaha bangkit untuk bisa beraktivitas di luar rumah. 

Saat itu ia tidak memiliki motor yang bisa dimodifikasi. Hingga akhirnya temannya membantu Sri dengan memberi uang Rp 6 juta. Uang tersebut lantas dibelikan motor kosong Rp 4 juta. Kemudian Rp 2 juta sisanya untuk biaya modifikasi menjadi roda tiga agar bisa digunakannya berkendara.

"Dari motor itu saya beranikan diri, untuk touring," katanya.

Dari situ, ia mulai ikut kegiatan touring hingga mendapat ada sponsor. Bahkan kemudian ada sponsor yang membuat motor khusus baginya yang sudah dimodifikasi. Ia pun semakin sering mengunjungi teman-temannya yang menderita lumpuh untuk bangkit. 

"Bersama teman-teman komunitas motor di Yogya sering mengunjungi teman-teman yang senasib," ungkapnya.

Sri kini sering diajak untuk touring dan ada sponsor. Tetapi touringnya adalah untuk menyemangati memberi motivasi teman-temannya yang lumpuh. 

Saat touring, Sri mengaku tetap menaati aturan lalu lintas. Seperti surat-surat kendaraan dan SIM D, sudah ia miliki. Untuk bisa kuat dalam touring, dia juga harus menjaga kesehatan dengan olahraga dan menyiapkan mental agar kuat dalam perjalanan yang jauh.