Selasa, 03 April 2018 12:04 WITA

SYL di Mata Bibie: Orangnya Jahil Sekali

Editor: Mulyadi Abdillah
SYL di Mata Bibie: Orangnya Jahil Sekali
Syahrul Yasin Limpo dan Bibie.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Gubernur Sulsel dua periode, Syahrul Yasin Limpo (SYL) berupaya meluangkan waktu bersama keluarga tercinta, meski hanya sejam. 

Di balik keseriusan dan ketegasannya, SYL adalah suami, ayah, dan kakek yang sangat peduli dengan keluarganya.

Cucu pertama SYL, Andi Tenri Bilang 'Wesabbe' Radisyah Melati mengungkapkan, sang kakek selalu mencari sela-sela waktu untuk bertemu keluarganya. Di tengah aktivitas yang padat, SYL selalu mencuri kesempatan, meski hanya untuk makan siang bersama.

"Biasa siang-siang itu nyari. 'Bie di mana? Ayo kita makan'. Setiap kesempatan dia gunakan baik-baik. Ajak makan kah atau ajak jalan-jalan," ungkap Bibie, sapaan akrab Andi Tenri Bilang 'Wesabbe' Radisyah Melati.

SYL memang lengket dengan cucu pertamanya ini. Agak posesif, namun masih batas wajar. Mantan bupati Gowa ini memang pada dasarnya tidak bisa sendiri.

"Jadi kalau di rumah sendiri, itu selalu mencari. Kalau Bie belum pulang 'Bie di mana? pulang mi cepat, saya sendiri di rumah ini, tidak ada teman bicara ku'. Jadi dia harus ada yang temani ngobrol selalu," urai Bibie meniru kalimat kakeknya.

Di balik wajah tegas dengan kumis SYL, dia merupakan kakek yang manja dan "jahil" di mata Bibie. Menurut putri Indira Cunda Thita Syahrul Yasin Limpo ini, sang kakek memiliki pribadi yang humoris.

“Dia orangnya "jahil" sekali, suka "jahilin", suka bercanda. Kalau kita lagi live di media sosial, biasa ikut nimbrung dan suka nanggapin komen-komennya orang. Jadi sama kakek itu tidak tegang karena bawaannya bercanda,” ujar Bibie.

SYL di Mata Bibie: Orangnya Jahil Sekali

Keisengan SYL ke Bibie bahkan sampai ke persoalan make up. Mengganggu dirinya yang sedang dandan, ataupun membuat seisi rumah kaget dengan pengetahuannya.

"Kalau lihat saya pakai catok, kakek tiba-tiba bilang 'Sini saya yang catok'. Atau tiba-tiba dia ikat rambutku. Pernah juga dia teriak, 'Pakai yang waterproof nah'. Kami semua kaget dari mana dia tahu makeup waterproof,” kata Bibie dengan diiringi tawa mengingat tingkah sang kakek.

Cara Didik SYL untuk Bibie

Meski dianugerahi wajah cantik dan tubuh proporsional, SYL mendidik Bibie sebagai wanita yang tomboi. Ia kurang suka jika cucu perempuannya tersebut lebih tampil girly.

“Dia ajarkan kita jadi ballaki (tomboi). ‘Ayo belajar nembak, ini pistol’ atau ‘Ayo pergi offroad tapi bawa mobil sendiri nah’” kata Bibie sambil menirukan ucapan SYL.

Cara didik SYL itu sempat mendapat protes dari ibu Bibie, Indira Chunda Thita. Namun, SYL tetap keukeuh dengan keinginannya mendidik cucu perempuannya menjadi sosok yang tomboi.

SYL di Mata Bibie: Orangnya Jahil Sekali

“Ibu bilang, 'Pak anak cewek itu bukan anak cowok’. Kakek jawab, ‘Eh tidak ji itu lebih bagus orang kalo ballaki-ballaki’,” kata Bibie menirukan percakapan Thita dan SYL.

Ternyata, pola didik SYL kepada Bibie semata-mata agar cucu pertamanya itu menjadi perempuan tangguh mengarungi hidup.

“Menurut kakek, pembentukan karakter itu dari sekeliling. Jadi disuruh kuliah di sini saja mumpung dia masih menjabat, dan saya bisa belajar dengan berbaur bersama orang-orang di pemerintahan,” tutup gadis yang bercita-cita mengikuti jejak SYL dan Thita tersebut.